Month: April 2018

PENYULUHAN BAHASA INDONESIA DI KABUPATEN KEBUMEN Pentingnya Keterampilan Berbahasa Indonesia Guru sebagai Piranti Mengajar

Dalam kegiatan belajar mengajar di sekolah, bahasa Indonesia selalu digunakan sebagai bahasa pengantar, kecuali beberapa mata pelajaran khusus. Oleh karena itu, selain penguasaan substansi, keterampilan berbahasa Indonesia guru menjadi hal yang sangat penting dan tidak boleh diabaikan. Mata pelajaran yang sulit akan menjadi mudah jika disampaikan dengan “cara berbahasa” yang mudah. Sebaliknya, pelajaran yang mudah […]

Fried Rice, Fried Cassava, Black Coffee? Prestise atau Sikap Feodal?

Nasi goreng, singkong goreng, kopi hitam, pasti bukan nama-nama yang aneh di telinga rakyat Indonesia. Nama-nama itu jamak diucapkan melalui lisan mereka. Lengkap dengan segala konsep dan tradisi yang menyertai saat menikmati makanan dan minuman tersebut.  Para lelaki di negara ini bahkan menjadikan kopi sebagai sarana sosialisasi yang sangat mudah dan murah untuk dibeli. Namun, […]

Dari Sidney menjadi Siti: Balai Bahasa Jawa Tengah dengan Setia Membumikan Sastra di Kalangan Guru dan Pelajar Kota Semarang

Perjalanan kreativitas seseorang tidak begitu saja terjadi, ia butuh proses dalam mematangkan kreativitasnya. Berbagai warna proses kreativitas ditempuh sastrawan dalam usahanya mencapai kepuasan hidup dalam bersastra. Obrolan tersebut menjadi menarik ketika Balai Bahasa Jawa Tengah bersama sastrawan Setia Naka Andrian menebar virus-virus sastra di kalangan guru dan siswa SMP Kota Semarang. Dr. Tirto Suwondo dengan […]

Scroll to top