slide 1
previous arrow
next arrow

Profil Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah

Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah merupakan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Tugas pokok dan fungsi Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah adalah melaksanakan pengembangan, pembinaan, pelindungan, serta pelayanan kebahasaan dan kesastraan di wilayah Provinsi Jawa Tengah. Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kebahasaan dan kesastraan kepada masyarakat dengan melakukan berbagai inovasi dan berkolaborasi dengan berbagai pihak. Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah siap melayani masyarakat dengan APIK (Akuntabel, Profesional, Inovatif, dan Kredibel).

Pengumuman

Berita

Instagram

Balai Bahasa Jawa Tengah

Hubungi kami melalui tautan

Bahasa daerah bukan sekadar alat komunikasi, melainkan  bagian dari identitas dan kekayaan budaya bangsa. Salah satu upaya merawatnya diwujudkan melalui penerjemahan Al-Qur’an ke dalam bahasa Jawa dialek Tegal. Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Hafidz Muksin, S.Sos., M.Si., mengapresiasi inisiatif para ulama, sastrawan, dan budayawan yang bergotong royong menghadirkan Al-Qur’an terjemahan bahasa Jawa dialek Tegal. Apresiasi tersebut disampaikan saat kunjungan ke kediaman sastrawan dan budayawan Pantura, Atmo Tan Sidik, di Kota Tegal, Jawa Tengah, pada 23 Oktober 2026.

Proses penerjemahan Al-Qur'an ini dilakukan melalui perjalanan panjang, mulai dari riset, kajian, hingga diskusi dengan berbagai tokoh. Penerjemahan tersebut diketuai oleh H. Muharso Kasmui dengan anggota H. Soeripto, H. Sipon Junaedi, H. Abdullah Munir, Hj. Sitti Hartinah, H.M. Rosyid Ridlo, dan Joko Riyanto. Tim tersebut juga melibatkan tiga budayawan Tegal, yaitu Atmo Tan Sidik, Lanang Setiawan, dan Yono Daryono. Adapun penanggung jawab penerjemahan adalah Ketua Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Kota Tegal, H. Ikmal Jaya.

#BalaiBahasaJawaTengah
#MenujuZIWBBM 
#PendidikanBermutuuntukSemua
#KemendikdasmenRAMAH
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa bersama Komisi X DPR RI terus memperkuat sinergi dalam menumbuhkan budaya literasi dan meningkatkan minat baca masyarakat melalui kegiatan Diseminasi Bahan Bacaan Literasi di Teras Padi Resto, Kabupaten Brebes, Selasa (24/11/2026).

Kegiatan yang dibuka oleh Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Hafidz Muksin, ini menghadirkan Ketua Komisi X DPR RI, Agung Widyantoro, sebagai narasumber serta diikuti oleh guru dari jenjang TK, SD, SMP, dan SMA.

Dalam kegiatan tersebut, ditekankan pentingnya ketersediaan bahan bacaan yang bermutu, menarik, dan sesuai dengan tahap perkembangan anak. Upaya penguatan literasi juga memerlukan keterlibatan aktif guru dan orang tua dalam membangun kebiasaan membaca serta mendampingi anak memanfaatkan teknologi secara bijak dan produktif.

Sebagai bentuk dukungan nyata, sebanyak 103 sekolah di Kabupaten Brebes, yang terdiri atas 94 SD dan 9 SMP, menerima bantuan buku bacaan dari Badan Bahasa. Pada kesempatan yang sama, disalurkan pula Bantuan Peningkatan Mutu Pendidikan Tahun 2026 dari Direktorat Pendidikan Anak Usia Dini, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, kepada TK Pertiwi Kaligangsa Wetan, Kabupaten Brebes.

Melalui kolaborasi ini, Badan Bahasa dan Komisi X DPR RI berharap ketersediaan bahan bacaan serta dukungan peningkatan mutu pendidikan dapat memperkuat ekosistem literasi yang melibatkan sekolah, keluarga, dan masyarakat demi menumbuhkan generasi yang gemar membaca.

#BalaiBahasaJawaTengah
#MenujuZIWBBM 
#PendidikanBermutuuntukSemua
#KemendikdasmenRAMAH
Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Hafidz Muksin, melakukan kunjungan kerja ke Kota Tegal, Jawa Tengah, pada Jumat (23/10/2026). Dalam kunjungan tersebut, Hafidz memantau penyaluran buku pengayaan pendukung Gerakan Literasi Nasional (GLN) di SDIT Bina Anak Sholeh Kota Tegal dan SLB Negeri Kota Tegal. Acara ini turut dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tegal, Dewi Umaroh, dan Perwakilan Cabang Dinas Pendidikan Wilayah XI Provinsi Jawa Tengah, Sudjineti, yang tur  ut hadir di SLBN Kota Tegal.

Hafidz Muksin menyampaikan bahwa bantuan buku bacaan diharapkan dapat menumbuhkan kecintaan anak terhadap buku dan membangun kebiasaan membaca, baik di lingkungan sekolah maupun keluarga. Ketersediaan bahan bacaan yang menarik dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik juga menjadi faktor penting dalam mendukung proses pembelajaran.

Selain memantau penyaluran buku, Hafidz Muksin turut menyalurkan Bantuan Peningkatan Mutu Pendidikan Tahun 2026 dari Direktorat Pendidikan Anak Usia Dini, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, kepada TK Syiarul Islam, Kota Tegal. Sekolah tersebut juga menerima bantuan buku bacaan untuk mendukung pengenalan literasi sejak usia dini.

Melalui dukungan penyediaan buku bacaan bermutu dan peningkatan layanan pendidikan, pemerintah terus mendorong terwujudnya ekosistem literasi yang mendukung tumbuh kembang peserta didik serta peningkatan mutu pendidikan.

#BalaiBahasaProvinsiJawaTengah 
#APIK 
#menujuZIWBBM 
#kemendikdasmenRAMAH 
#PendidikanBermutuuntukSemua
Layanan Smara Muruhita: Fasilitasi Juri di FBS Unnes

Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah memberikan layanan Smara Muruhita berupa fasilitasi juri dalam final Lomba Monolog Tingkat Nasional di Fakultas Bahasa dan Seni (FBS), Universitas Negeri Semarang (Unnes), pada Sabtu, 24 Oktober 2026. Monolog yang diselenggarakan Himpunan Mahasiswa Bahasa dan Sastra Indonesia, FBS, Unnes, tersebut bertujuan untuk memberikan ruang kreasi bagi generasi muda. Lomba tersebut diikuti oleh peserta dari berbagai wilayah di Indonesia. 

Kahar Dwi Prihantono, juri dari Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah, bersama Dr. Ucik Fuadhiyah, S.Pd., M.Pd. dan Dyah Prabaningrum, S.S., M.Hum. menilai penampilan peserta pada babak penyisihan secara daring pada 15--20 Oktober 2026 dan penampilan langsung peserta pada babak final pada  24 Oktober 2026. Pada babak final, para peserta menampilkan naskah monolog berjudul “Tolong” karya N. Riantiarno dan “Balada Sumarah” karya Tentrem Lestari. Dalam lomba monolog ini, Intan Chiera Abelia (Surabaya) meraih juara I, Suhaila Izzati Manurung (Binjai Barat) sebagai juara II, dan Faizurrahmi (Lotim, Nusa Tenggara Barat) sebagai juara III.

#BalaiBahasaProvinsiJawaTengah 
#APIK 
#MenujuZIWBBM 
#KemendikdasmenRAMAH 
#PendidikanBermutuuntukSemua
Kepala BBP Jateng Dampingi Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah dalam  Kuliah Umum di Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Semarang

Kepala Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah, Dwi Laily Sukmawati, S.Pd., M.Hum., mendampingi Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Prof. Dr. Abdul Mu'ti, M.Ed., dalam Kuliah Umum Bersama Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI pada Jumat, 23 Oktober 2026, di Auditorium Universitas Negeri Semarang (Unnes). Kuliah umum yang mengusung tema “Mewujudkan Bahasa dan Seni yang Bermartabat dan Berdaulat” itu diselenggarakan dalam rangka memperingati Bulan Bahasa dan Sastra dan diikuti oleh 600 mahasiswa Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Unnes. 

Dalam kesempatan tersebut, Abdul Mu'ti menyoroti penggunaan bahasa di ruang publik yang perlu ditegakkan demi kedaulatan bahasa Indonesia sebagai bahasa negara dan simbol kejayaan bangsa. Penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar di ruang publik dapat memartabatkan bahasa Indonesia dan mampu menggambarkan tingginya adab serta ilmu bangsa Indonesia. Mendikdasmen menekankan pula pentingnya mengimplementasikan slogan Trigatra Bangun Bahasa, yaitu utamakan bahasa Indonesia, lestarikan bahasa daerah, dan kuasai bahasa asing.

Kuliah umum tersebut juga dihadiri oleh Wakil Rektor II Bidang Perencanaan, Umum, Sumber Daya Manusia, dan Keuangan Unnes, Prof. Heri Yanto, M.B.A., Ph.D.; Direktur Kepala Sekolah, Pengawas Sekolah, dan Tenaga Kependidikan, Dr. Iwan Junaedi, S.Si., M.Pd.; Kepala BBPMP Provinsi Jawa Tengah, Dr. Nugraheni Triastuti, S.E., M.Si.; Kepala BBGTK Provinsi Jawa Tengah, Dr. Dian Fajarwati, M.Pd.; Kasubbag Umum Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah, Ngatirah, S.E., M.Si.; dan jajaran  dosen FBS Unnes.

#balaibahasaprovinsijawatengah
#APIK
#menujuZIWBBM
#KemendikdasmenRAMAH
#PendidikanBermutuuntukSemua
Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah memberikan layanan Smara Muruhita berupa fasilitasi narasumber dalam Gelar Wicara Penulisan Cerpen dan Puisi yang diselenggarakan oleh SMK Negeri 2 Semarang pada Jumat, 23 Oktober 2026. Gelar wicara tersebut merupakan rangkaian kegiatan Bulan Bahasa dan Sastra 2026 yang bertujuan memberikan motivasi kepada para murid dalam bidang penulisan kreatif. Kegiatan Gelar Wicara Penulisan Cerpen dan Puisi dibuka oleh Kepala SMK Negeri 2 Semarang, Nana Mulyana, S.P., M.Si. Dalam sambutannya, Nana Mulyana menyampaikan bahwa penulisan kreatif merupakan bagian penting dari pelajaran Bahasa Indonesia yang harus dikuasai murid sekaligus menjadi bagian dari gerakan literasi di sekolah. 

Dalam kegiatan tersebut, Kahar Dwi Prihantono, M.S., narasumber dari Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah, mengajak para murid jurusan Pemasaran (Marketing) dan Usaha Perjalanan Wisata untuk menyusuri Jenewa (Swiss), Hannover (Jerman), Kampong Glam (Singapura), Warsawa (Polandia), St. Petersburg (Rusia), dan Shibuya (Jepang) dalam larik puisi yang telah ia tulis. Kahar juga mengajak para murid menyibak belantara kata dalam _Kamus Besar Bahasa Indonesia_ (KBBI) untuk menemukan kata-kata puitis yang dapat dirangkai menjadi karya puisi. Teknik lema puisi, sebuah teknik yang memanfaatkan lema kamus sebagai bahan dasar karya puisi, diperkenalkan kepada para murid. Hal ini tidak terlepas dari keterbatasan manusia dalam mengingat semua kata sehingga manusia membutuhkan alat bantu kamus. Pada kesempatan yang sama, Dr. Muhajir, S.Pd., M.Hum., narasumber dari Universitas PGRI Semarang, memotivasi murid untuk menulis cerpen. 

Melalui layanan Smara Muruhita, Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah terus mendorong upaya apresiasi sastra di kalangan murid SMKN 2 Semarang. Murid SMK dimotivasi untuk menulis puisi bukan karena mereka harus menjadi penulis atau penyair, melainkan karena mereka perlu mengungkapkan gagasan secara kreatif serta menemukan kata-kata indah di dalam kamus. Keterampilan dan kreativitas itu dapat menunjang bidang yang mereka geluti, salah satunya dalam penyusunan brosur pemasaran dan promosi perjalanan wisata.

#balaibahasaprovinsijawatengah
Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai mitra, termasuk instansi pendidikan, dalam upaya pengembangan, pembinaan, dan pelindungan bahasa dan sastra Indonesia dan daerah. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penandatanganan kerja sama antara Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tegal pada 22 Oktober 2026 di Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tegal.

Penandatanganan kerja sama dilakukan oleh Kepala Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah, Dwi Laily Sukmawati, S.Pd., M.Hum., dan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tegal, Dewi Umaroh, S.Psi., M.H., M.Hum. Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Kepala Subbagian Umum Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah, Ngatirah, S.E., M.Si.

Kerja sama ini menjadi langkah strategis untuk memperluas jejaring kemitraan sekaligus memperkuat sinergi dalam pelaksanaan program kebahasaan dan kesastraan di lingkungan pendidikan.

#BalaiBahasaProvinsiJawaTengah 
#APIK 
#MenujuZIWBBM 
#kemendikdasmenRAMAH 
#PendidikanBermutuuntukSemua

Survei Kepuasan Masyarakat

Tautan Terkait

SPBE

Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik.

SINDE

SKP

SAKTI

DIGIT

MOLK

SIMAN

PASKITA

LPSE

SIMPONI

CORETAX

SIRENBAJA

inaproc

INAPROC

Layanan Pengaduan

Kami Siap Mendengar

Sampaikan saran dan kritik Anda tentang Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah
Scroll to top