slide 1
previous arrow
next arrow

Profil Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah

Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah merupakan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Tugas pokok dan fungsi Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah adalah melaksanakan pengembangan, pembinaan, pelindungan, serta pelayanan kebahasaan dan kesastraan di wilayah Provinsi Jawa Tengah. Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kebahasaan dan kesastraan kepada masyarakat dengan melakukan berbagai inovasi dan berkolaborasi dengan berbagai pihak. Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah siap melayani masyarakat dengan APIK (Akuntabel, Profesional, Inovatif, dan Kredibel).

Pengumuman

Berita

Instagram

Balai Bahasa Jawa Tengah

Hubungi kami melalui tautan

Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah melalui Tim Kerja Pelindungan Bahasa dan Sastra menyelenggarakan kegiatan bertajuk Kemah Sastra: Bengkel Penulisan Cerpen Berbahasa Daerah Jenjang SMP Tahun 2026 secara daring melalui media Zoom pada 4--13 November 2026. Kegiatan ini menghadirkan narasumber Gunawan Budi Susanto, Khoirul Soleh, dan Ucik Fuadhiyah, juri Lomba Menulis 𝘊𝘦𝘳𝘬𝘢𝘬 Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) 2026. Kegiatan tersebut diikuti sekitar 70 peserta dari siswa SMP pemenang I Lomba Menulis 𝘊𝘦𝘳𝘬𝘢𝘬 Tingkat Kabupaten/Kota, guru pendamping, dan mahasiswa.

Kepala Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah, Dwi Laily Sukmawati, S.Pd., M.Hum., menyampaikan selamat kepada para pemenang Lomba Menulis 𝘊𝘦𝘳𝘬𝘢𝘬 FTBI Tingkat Kabupaten/Kota di Jawa Tengah. Laily juga memberikan apresiasi kepada guru pendamping. Karena penggunaan bahasa daerah yang makin merosot di kalangan generasi muda, penulisan 𝘤𝘦𝘳𝘬𝘢𝘬 menjadi langkah krusial untuk memastikan bahasa daerah tetap hidup dan relevan. 

"Melalui arahan para narasumber, para peserta diharapkan dapat memanfaatkan kegiatan ini dengan sebaik-baiknya. Dengan demikian, peserta dapat menghasilkan cerpen berbahasa daerah yang berkualitas serta lahir penulis muda yang berani berkarya," ujar Laily saat membuka acara secara daring pada Rabu, 4 November 2026.

#BalaiBahasaJawaTengah
#MenujuZIWBBM 
#PendidikanBermutuuntukSemua
#KemendikdasmenRAMAH
Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatin) melaksanakan Evaluasi Fungsional Aplikasi Kementerian (EFAK) Tahun 2026 di Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah pada Rabu, 4 November 2026. Kedatangan Tim Pusdatin diterima oleh Kepala Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah, Dwi Laily Sukmawati, S.Pd., M.Hum., dan tim di Ruang N.H. Dini. Evaluasi Fungsional Aplikasi Kementerian (EFAK) Tahun 2026 tersebut dilaksanakan sebagai bagian dari upaya penguatan tata kelola dan penataan aplikasi Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Selain itu, hasil evaluasi ini akan menjadi dasar dalam penyusunan profil dan penetapan aplikasi kementerian, penguatan tata kelola dan penataan aplikasi, serta perumusan arah kebijakan integrasi layanan pemerintah digital di lingkungan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.

#BalaiBahasaJawaTengah
#MenujuZIWBBM 
#PendidikanBermutuuntukSemua
#KemendikdasmenRAMAH
Kepala Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah Laksanakan Koordinasi Program Prioritas di SNT 14 Kabupaten Jepara

Kepala Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah, Dwi Laily Sukmawati, S.Pd., M.Hum., berkoordinasi dengan Kepala Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) 14 Jepara, Darojah, S.Pd., M.Pd., pada 3 November 2026 di SNT 14 Kabupaten Jepara. Koordinasi tersebut membahas pelaksanaan program prioritas kebahasaan, khususnya penerapan Trigatra Bangun Bahasa di lingkungan sekolah yang meliputi pengutamaan bahasa Indonesia, pelestarian bahasa daerah, dan penguasaan bahasa asing.

Dalam pertemuan tersebut, Dwi Laily berharap SNT 14 Jepara dapat menjadi sekolah percontohan tingkat nasional dalam penerapan pengutamaan bahasa Indonesia di ruang publik sekolah. Upaya tersebut diharapkan dapat mendorong terciptanya lingkungan pendidikan yang mengutamakan penggunaan bahasa Indonesia sesuai dengan kaidah kebahasaan, tanpa mengesampingkan upaya pelestarian bahasa daerah dan penguasaan bahasa asing.

Selain membahas program prioritas, Dwi Laily juga memperkenalkan sejumlah inovasi kebahasaan Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah kepada guru dan murid, salah satunya aplikasi SABDA (Sistem Adaptif Belajar Bahasa Daerah). Pengenalan aplikasi tersebut diharapkan dapat memperluas pemanfaatan produk kebahasaan sekaligus meningkatkan ketertarikan warga sekolah terhadap pembelajaran bahasa daerah.

#BalaiBahasaProvinsiJawaTengah 
#APIK 
#menujuZIWBBM 
#kemendikdasmenramah 
#PendidikanBermutuuntukSemua
Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah melaksanakan kegiatan Literasi untuk Mengawali Pagi Interaktif Antarpegawai (LUMPIA) pada Rabu, 4 November 2026, di Aula Cipto Mangunkusumo Lantai I. Kegiatan ini diikuti seluruh pegawai Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah dan mahasiswa magang dari Universitas Negeri Semarang, Universitas Diponegoro, Universitas Sebelas Maret, Universitas Padjadjaran, Universitas Islam Sultan Agung, dan Universitas Dian Nuswantoro. Tema LUMPIA pada hari ini adalah "Sosialisasi Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA)" yang disampaikan oleh Citra Aniendita Sari, S.S., M.Hum.

#BalaiBahasaProvinsiJawaTengah 
#APIK 
#KemendikdasmenRAMAH 
#PendidikanBermutuuntukSemua
Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah melalui Tim Kerja Pelindungan Bahasa dan Sastra menyelenggarakan kegiatan Kemah Sastra: Bengkel Penulisan Cerpen Berbahasa Daerah Jenjang SD Tahun 2026 secara daring melalui media Zoom pada 3--11 November 2026. Kemah Sastra ini menghadirkan narasumber Saroni Asikin, Ki Sudadi, dan Turiyo Ragilputra, juri Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) Tingkat Provinsi Jawa Tengah kategori Lomba Menulis Cerkak Jenjang SD. Peserta kegiatan tersebut adalah 35 siswa SD pemenang FTBI Tingkat Kabupaten/Kota di Jawa Tengah kategori Lomba Menulis Cerkak bersama pendamping mereka. Para peserta akan dibimbing untuk menulis 𝘤𝘦𝘳𝘬𝘢𝘬 melalui pendampingan sampai 11 November 2026.

Kepala Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah, Dwi Laily Sukmawati, S.Pd., M.Hum., menyampaikan apresiasi tinggi kepada para peserta yang merupakan anak-anak pilihan perwakilan dari 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah. "Penulisan cerita pendek berbahasa Jawa (𝘤𝘦𝘳𝘬𝘢𝘬) tidak sekadar merangkai kata menjadi sebuah cerita, tetapi cara untuk mendokumentasikan kearifan lokal, pengalaman anak-anak, dan nilai-nilai kehidupan, sekaligus sebagai upaya untuk menjaga agar bahasa dan budaya tetap hidup," ujar Laily dalam sambutan pembukaan pada Selasa, 3 November 2026.

#BalaiBahasaJawaTengah
#MenujuZIWBBM 
#PendidikanBermutuuntukSemua
#KemendikdasmenRAMAH
Halo #SahabatBahasa!

Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah akan melaksanakan Penilaian Pengutamaan Bahasa Negara di Ruang Publik dan Naskah Dinas bagi lembaga binaan.

Yuk, catat tanggal pelaksanaanya!

📌 3–11 November 2026
Perbaikan Data

📌 12–16 November 2026
Penilaian dan Penjurian

📌 18 November 2026
Penyerahan Penghargaan

Mari, tunjukkan komitmen lembaga Anda dalam mengutamakan bahasa Indonesia!

#BalaiBahasaProvinsiJawaTengah 
#KemendikdasmenRAMAH 
#PendidikanBermutuuntukSemua

Survei Kepuasan Masyarakat

Tautan Terkait

SPBE

Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik.

SINDE

SKP

SAKTI

DIGIT

MOLK

SIMAN

PASKITA

LPSE

SIMPONI

CORETAX

SIRENBAJA

inaproc

INAPROC

Layanan Pengaduan

Kami Siap Mendengar

Sampaikan saran dan kritik Anda tentang Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah
Kembali ke Atas