Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah menyelenggarakan Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) Tingkat Provinsi Jawa Tengah Tahun 2026 pada Jumat--Minggu, 9--11 Oktober 2026. Kegiatan pembukaan dan penutupan digelar di Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah serta perlombaan di Universitas Ngudi Waluyo (UNW).
Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Hafidz Mukhsin, S.Sos., M.Si., mengatakan bahwa tahun ini FTBI diikuti oleh 490 siswa SD dan SMP serta 70 pendamping dari 35 kabupaten/kota. Hafidz mengajak generasi muda untuk merawat bahasa ibu sebagai upaya menjaga jati diri bangsa.
Kegiatan dibuka oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Prof. Dr. Abdul Mu'ti, M.Ed. "Di mana pun dan kapan pun, gunakannlah bahasa Jawa dan banggalah menggunakannya agar bahasa Jawa tetap lestari," ujarnya.
Beberapa penampilan, seperti kentrung, tari gambyong, komedi tunggal, dan 𝘯𝘦𝘮𝘣𝘢𝘯𝘨 macapat, turut memeriahkan FTBI 2026. Dalam acara pembukaan turut hadir Wakil Gubernur Jawa Tengah, H. Taj Yasin Maimoen; Rektor Universitas Ngudi Waluyo (UNW), Prof. Dr. Subyantoro, M.Hum.; Staf Khusus Menteri Bidang Managemen dan Kelembagaan, Didik Suhardi; Bupati Semarang, H. Ngesti Nugraha, S.H., M.H; Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Hafidz Muksin, S.Sos., M.Si.; Sekretaris Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Dr. Ganjar Harimansyah, M.Hum., Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah, Dr. Sadimin, S.Pd., S.Sos., S.IPem., M.Eng.; Direktur SMA Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Kepala Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan, Kepala Balai Besar Guru dan Tenaga Kependidikan, Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Provinsi Jawa Tengah, serta Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota se-Jawa Tengah.
FTBI merupakan puncak kegiatan revitalisasi bahasa daerah sekaligus menjadi wadah bagi generasi muda untuk mengembangkan bakat, meningkatkan kreativitas, serta menumbuhkan kecintaan terhadap bahasa ibu mereka.
#BalaiBahasaJawaTengah
#MenujuZIWBBM
#PendidikanBermutuuntukSemua
#KemendikdasmenRAMAH