slide 1
previous arrow
next arrow

Profil Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah

Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah merupakan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Tugas pokok dan fungsi Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah adalah melaksanakan pengembangan, pembinaan, pelindungan, serta pelayanan kebahasaan dan kesastraan di wilayah Provinsi Jawa Tengah. Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kebahasaan dan kesastraan kepada masyarakat dengan melakukan berbagai inovasi dan berkolaborasi dengan berbagai pihak. Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah siap melayani masyarakat dengan APIK (Akuntabel, Profesional, Inovatif, dan Kredibel).

Pengumuman

Berita

Instagram

Balai Bahasa Jawa Tengah

Hubungi kami melalui tautan

Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah berkoordinasi dengan Universitas Bina Nusantara Semarang pada 31 Agustus 2026. Koordinasi tersebut menjadi bagian dari proses penandatanganan perjanjian kerja sama antara Badan Pengembangan dan Universitas Bina Nusantara Semarang yang dilaksanakan secara antarmeja.

Direktur Universitas Bina Nusantara Semarang, Dr. Fredy Purnomo, S.Kom., M.Kom., menandatangani perjanjian kerja sama dengan disaksikan oleh Kepala Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah, Dwi Laily Sukmawati, S.Pd., M.Hum., selaku perwakilan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa.

Salah satu poin dalam kerja sama tersebut adalah dukungan dan pemanfaatan platform SABDA. Kerja sama ini diharapkan dapat menjadi langkah strategis untuk memperkuat sinergi dalam pelindungan, pengembangan, dan pembinaan bahasa serta sastra.

#BalaiBahasaProvinsiJawaTengah 
#APIK 
#MenujuZIWBBM 
#KemendikdasmenRAMAH 
#PendidikanBermutuUntukSemua
Dalam upaya mewujudkan Kota Semarang sebagai kota layak anak, Dinas Pendidikan Kota Semarang menyelenggarakan kegiatan Tata Kelola Satuan Pendidikan Ramah Anak pada 31 Agustus 2026. Kegiatan tersebut diikuti oleh 75 guru dan kepala sekolah PAUD di Kota Semarang.
Kepala Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah, Dwi Laily Sukmawati, S.Pd., M.Hum., hadir sebagai narasumber dengan menyampaikan materi bertajuk “Membangun Kota Ramah Anak melalui Budaya Literasi”.
Dalam pemaparannya, Laily menekankan bahwa budaya literasi memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang ramah, aman, dan mendukung tumbuh kembang anak. 
Pada kesempatan tersebut, Laily juga memperkenalkan Sistem Adaptif Belajar Bahasa Daerah (SABDA) sebagai salah satu sarana pembelajaran yang dapat dimanfaatkan untuk memperkuat budaya literasi sekaligus mengenalkan bahasa daerah kepada anak sejak dini.

#BalaiBahasaProvinsiJawaTengah 
#APIK 
#MenujuZIWBBM 
#KemendikdasmenRAMAH 
#PendidikanBermutuUntukSemua
#SahabatBahasa, yuk simak #SIGISeninSastra kali ini!

#BalaiBahasaProvinsiJawaTengah 
#KemendikdasmenRAMAH 
#PendidikanBermutuUntukSemua
Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah menyelenggarakan Apel Pagi pada Senin, 31 Agustus 2026. Apel yang dipimpin Citra Aniendita Sari, M.Hum. tersebut diikuti oleh pegawai Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah dan mahasiswa magang.

#BalaiBahasaProvinsiJawaTengah 
#APIK 
#MenujuZIWBBM 
#KemendikdasmenRAMAH 
#PendidikanBermutuUntukSemua
#SahabatBahasa, yuk, simak Sigi kali ini!

#BalaiBahasaJawaTengah
#Sigi
#PendidikanBermutuuntukSemua
#KemendikdasmenRAMAH
Kepala Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah, Dwi Laily Sukmawati, S.Pd., M.Hum., menghadiri kegiatan Festival Membaca pada Minggu, 31 Agustus 2026, yang diselenggarakan Rumah Baca Ilalang, Jepara. Kegiatan tersebut juga dihadiri Bunda Literasi Kabupaten Jepara, Laila Saidah Witiarso beserta jajaran, Bunda Literasi Kecamatan, perwakilan Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Jepara, serta para pegiat literasi. 

Festival Membaca tersebut merupakan puncak kegiatan literasi yang dilaksanakan selama kurang lebih satu bulan dan mendapat dukungan Program Fasilitasi Komunitas Literasi 2026 dari Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). Keluaran dari kegiatan ini berupa antologi cerita yang dihasilkan para peserta.

Dalam kesempatan itu, Laily menyampaikan apresiasi dan dukungannya terhadap kegiatan literasi tersebut. Laily mengatakan bahwa peningkatan literasi merupakan salah satu program prioritas Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. Dengan demikian, komunitas literasi merupakan mitra kerja dalam pemenuhan program tersebut. Peserta diharapkan dapat menampilkan karya terbaik untuk memperkaya khazanah pengetahuan di Kabupaten Jepara. 

Dalam kegiatan tersebut Laily juga menyosialisasikan Sistem Adaptif Belajar Bahasa Daerah (SABDA) sebagai inovasi yang dikembangkan untuk mendukung pembelajaran bahasa daerah. Aplikasi SABDA menunjukkan bahwa pelestarian bahasa daerah dapat dilakukan dengan cara yang kreatif, adaptif, dan relevan dengan perkembangan teknologi. Inovasi ini merupakan langkah nyata agar pembelajaran bahasa daerah menjadi lebih menarik dan bermakna bagi generasi muda.

#BalaiBahasaJawaTengah
#MenujuZIWBBM 
#PendidikanBermutuuntukSemua
#KemendikdasmenRAMAH

Survei Kepuasan Masyarakat

Tautan Terkait

SPBE

Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik.

SINDE

SKP

SAKTI

DIGIT

MOLK

SIMAN

PASKITA

LPSE

SIMPONI

CORETAX

SIRENBAJA

INAPROC

Layanan Pengaduan

Kami Siap Mendengar

Sampaikan saran dan kritik Anda tentang Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah
Scroll to top