Krida Duta bahasa bagi Generasi Muda Demak

Share link

Fildza Nabila, Galuh Ayuning Tyas

Kabupaten Demak, balaibahasajateng.kemendikdasmen.go.id—Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah (BBP Jateng) melaksanakan Krida Duta Bahasa bagi Generasi Muda Terbina di Kabupaten Demak pada 9 April 2026. Sebanyak 150 peserta kegiatan merupakan siswa dari 14 SMA/SMK di Kabupaten Demak. Kegiatan digelar di Aula SMA Negeri 2 Demak dan dihadiri Kepala BBP Jateng, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah I (Cabdindikwil I) Provinsi Jawa Tengah, Kepala SMA Negeri 2 Demak, serta Kepala Tata Usaha SMA Negeri 2 Demak.

Pada kesempatan tersebut, Kepala BBP Jateng, Dwi Laily Sukmawati, S.Pd., M.Hum., mengawali sambutannya dengan mengenalkan BBP Jateng pada para siswa. Ia melanjutkan dengan menguraikan Trigatra Bangun Bahasa dan upaya realisasi pengutamaan bahasa Indonesia melalui berbagai program BBP Jateng, salah satunya Krida Duta Bahasa bagi Generasi Muda Terbina.

“Duta Bahasa merupakan tangan kanan kami dalam menyosialisasikan program-program prioritas Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah,” ungkapnya. Laily lebih lanjut menerangkan bahwa Krida Duta Bahasa merupakan kegiatan penguatan literasi kebahasaan bagi generasi muda. Harapannya, Krida Duta Bahasa mampu menumbuhkan kebanggaan sekaligus meningkatkan kompetensi generasi muda dalam penggunaan bahasa Indonesia.

Turut hadir Kepala Cabdindikwil I, Deyas Yani Rahmawan, S.STP., M.M. yang memberikan sambutan sekaligus membuka kegiatan secara resmi. Dalam sambutannya, Deyas menyoroti tantangan literasi di kalangan generasi muda, salah satunya, rendahnya minat baca.

“Kita akan terus mengupayakan (peningkatan literasi) melalui keluarga maupun sekolah,” terang Deyas.

Selanjutnya, Deyas menegaskan pentingnya keseimbangan rasa, karsa, dan karya dalam proses penulisan esai maupun berbahasa secara luas. Ia percaya bahwa dalam berbahasa, seseorang perlu mengawali dengan energi positif dan kepekaan dalam memosisikan diri.

Deyas juga menyampaikan apresiasinya terhadap penyelenggaraan kegiatan Krida Duta Bahasa ini. Ia berharap pendampingan penulisan esai dapat membuat generasi muda lebih berani menyampaikan pendapat, melatih kemampuan berpikir kritis dan berargumen, mengasah kepekaan terhadap isu di masyarakat, membangun kepercayaan diri, serta meningkatkan keterampilan komunikasi.

Materi pertama, “Penguatan Literasi melalui Menulis Esai: Dari Kata ke Karya”, disampaikan oleh Dr. Diyah Etana Damayanti, S.S.T.P., M.Si., Kepala Seksi SMK Cabdindikwil I Provinsi Jawa Tengah. Pada kesempatan ini, ia memberi ruang bagi para peserta untuk mendiskusikan literasi dan penulisan esai secara mendalam.

Selanjutnya, Duta Bahasa Provinsi Jawa Tengah, Afrizal Adi Prayoga dan Rahma Ade Triana, mengambil alih jalannya kegiatan dengan menyampaikan materi “Bahasa Indonesia dalam Penulisan Esai”, “Teknik Penulisan Esai”, dan “Profil Duta Bahasa Jawa Tengah”. Peserta tampak antusias mengikuti rangkaian acara dan turut berpartisipasi aktif dalam diskusi.

Kegiatan Krida Duta Bahasa ini dilanjutkan dengan pendampingan penulisan esai peserta selama 7 hari secara daring. Setelah itu, peserta diberi waktu 3 hari untuk menyempurnakan dan mengumpulkan esai final. Dari esai yang terkumpul, kurasi akan dilakukan untuk mendapatkan sepuluh karya terbaik yang akan ditayangkan di laman budi.kemendikdasmen.go.id. [ica/gal/ika/aas]

 

 

Penyunting: Ika Inayati


Share link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to top