Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah Gelar Krida Duta Bahasa di Kabupaten Blora untuk Meningkatkan Literasi dan Produktivitas Generasi Muda
Fildza Nabila

Kabupaten Blora, balaibahasajateng.kemendikdasmen.go.id—Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah (BBP Jateng), Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, menyelenggarakan kegiatan Krida Duta Bahasa bagi Generasi Muda Terbina di SMA Negeri 1 Tunjungan, Kabupaten Blora pada 2 April 2026. Kegiatan ini diikuti oleh 150 peserta dari lima sekolah, yaitu SMAN 1 Tunjungan, SMAN 1 Blora, SMAN 2 Blora, SMKN 1 Blora, dan SMKN 2 Blora. Turut hadir pula Kepala dan Kasubbag Umum BBP Jateng, Kepala dan Kasubbag TU Cabang Dinas Pendidikan Wilayah IV (Cabdindikwil IV), serta Kepala SMAN 1 Tunjungan.
Kepala BBP Jateng, Dwi Laily Sukmawati, S.Pd., M.Hum., dalam sambutannya menegaskan keterkaitan tujuan Krida Duta Bahasa ini dengan Trigatra Bangun Bahasa, terutama pengutamaan bahasa Indonesia. Ia mengimbau para siswa untuk bangga berbahasa Indonesia, salah satunya dengan menulis esai dengan memperhatikan kaidah kebahasaan.
“Kami berharap siswa dapat menghasilkan luaran antologi esai SMA/SMK di Kabupaten Blora setelah mendapat materi yang berkaitan dengan penulisan esai serta mengikuti pendampingan daring,” tambah Laily.
Terakhir, Laily memohon dukungan Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah IV serta guru untuk mendampingi siswa dalam mencapai luaran yang diharapkan.
Sementara itu, Kepala Cabdindikwil IV, Sukamto, S.Pd., M.M., menyampaikan sambutan dengan menggarisbawahi pentingnya literasi, termasuk keterampilan menulis esai bagi siswa. Ia menerangkan, menulis esai dapat melatih kemampuan berpikir kritis dan logis; melatih kemampuan berargumentasi dan menuangkannya dalam bentuk tertulis; membentuk karakter jujur, reflektif, dan terbuka; serta memberi solusi atas suatu permasalahan.
“Ada korelasi antara karakter dan kesuksesan individu,” terang Sukamto. Oleh karena itu, ia berharap kegiatan ini dapat dilaksanakan dengan mengutamakan aspek pembentukan karakter.
Acara inti kegiatan itu diawali dengan pengerjaan tes awal yang terdiri atas 10 soal kaidah kebahasaan dan 10 soal kemampuan membaca oleh peserta. Adapun pemateri daalam kegiatan itu adalah Duta Bahasa Jawa Tengah yang merupakan mitra strategis Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah dalam upaya penguatan literasi kebahasaan dan kesastraan, pelindungan bahasa dan sastra daerah, serta penginternasionalan bahasa Indonesia.
Dalam kesempatan ini, Duta Bahasa Provinsi Jawa Tengah yang bertugas adalah Lintang Prayogi dan Sekar Arum. Kedua Duta Bahasa itu menyampaikan materi “Profil Duta Bahasa Jawa Tengah” dan “Teknik dan Penggunaan Bahasa Indonesia dalam Penulisan Esai”. Materi tersebut disampaikan sebagai bekal peserta menyempurnakan karya esai mereka. Para peserta sangat antusias mengikuti kegiatan karena materi disampaikan dengan interaktif dan diikuti dengan diskusi yang menambah keseruan sesi penyampaian materi.
Rangkaian kegiatan Krida Duta Bahasa ini nantinya dilanjutkan dengan pendampingan penulisan esai secara daring kepada peserta selama tujuh hari. Hal itu merupakan upaya BBP Jateng untuk meningkatkan literasi kebahasaan dan produktivitas generasi muda, sekaligus mendukung pemartabatan bahasa dan sastra Indonesia. [ica/ema/aas]
![]() | ![]() |
Penyunting: Ema Rahardian


