Peringati Hari Bahasa Ibu Internasional, Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah Kenalkan Istilah Budaya Jawa pada Siswa di SDN Pudakpayung 3
Ahmad Muzaki

Kota Semarang, balaibahasajateng.kemendikdasmen.go.id—Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah kembali melaksanakan Bawaling (Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah Keliling) pada Senin, 23 Februari 2026. Kegiatan yang bertujuan untuk mengenalkan Senarai Istilah Budaya Jawa (Sibaja) ini  diselenggarakan di SDN Pudakpayung 3, Kota Semarang. Sebanyak 30 siswa kelas V diajak untuk mengenal fitur-fitur yang ada dalam Sibaja dan mengaplikasikannya dalam menjawab  pertanyaan terkait istilah nama buah dan bakal buah dalam bahasa Jawa.
“Selain untuk memperkenalkan Sibaja, kegiatan Bawaling kali ini juga merupakan rangkaian peringatan Hari Bahasa Ibu Internasional (HBII) 2026. Kegiatan ini diharapkan mampu menjadi sarana pelindungan bahasa daerah melalui jalur pendidikan,” ujar Ema Rahardian, M.Hum., Ketua Tim Kerja Pengembangan Bahasa dan Sastra, Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah. Ia juga menambahkan bahwa saat ini Sibaja telah memuat lembar kerja siswa yang disesuaikan dengan kurikulum Bahasa Jawa di jenjang SD, SMP, dan SMA di Jawa Tengah.
Sementara itu, Kepala Sekolah SDN Pudakpayung 3, Cici Herawati, M.Pd., menyambut baik kedatangan tim Bawaling karena program ini dianggap sejalan dengan kebutuhan siswa di sekolahnya. “Saat ini anak-anak sudah banyak yang tidak memahami bahasa Jawa (krama). Semoga dengan adanya kegiatan ini, siswa kami dapat lebih termotivasi mempelajari dan mengenal kembali bahasa ibu mereka,” ujar Cici.
Selama siswa mengenal cara menggunakan Sibaja, siswa juga mencoba permainan dalam Sibaja berupa tebak kata, mengisi kata rumpang, serta menyusun huruf acak yang berkaitan dengan aran woh dan bakal woh dalam bahasa Jawa. Pertanyaan tersebut dijawab dengan mencari kosakata yang dimaksud dalam laman Sibaja, https://senaraiistilahjawa.kemendikdasmen.go.id/. Para siswa sangat antusias mencari kosakata dan menjawab soal-soal yang diberikan oleh tim. Mereka yang berhasil mencari kosakata dan menjawab pertanyaan dengan benar mendapatkan hadiah menarik berupa buku Cerita Anak Dwibahasa Jawa-Indonesia produk Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah dan beberapa cendera mata.
“
Kegiatan ini sangat menarik dan saya banyak belajar tentang istilah budaya Jawa. Saya juga senang karena saya banyak mendapat hadiah,” tutur Al Ghazali, siswa kelas V SDN Pudakpayung 3.
Senada dengan siswa, guru kelas V, Erma, juga memberikan apresiasi positif terhadap implementasi Sibaja dalam pembelajaran. “Ini adalah pengalaman pertama kami dalam penggunaan Sibaja. Menurut saya, Sibaja sangat bermanfaat dan fleksibel karena bisa diakses kapan pun dan di mana pun,” ungkapnya.
Kegiatan dilanjutkan dengan permainan tebak kosakata budaya Jawa yang dipandu oleh Poetri Mardiana Sasti, S.S., M.Pd. dan foto bersama. Melalui Sibaja Masuk Sekolah, Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah, terus berupaya untuk mendiseminasikan kosakata budaya Jawa kepada generasi muda agar bahasa Jawa tetap diminati dan lestari. [amz/ema/aas]
Penyunting: Ema Rahardian
