Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah Laksanakan Inventarisasi Kosakata Budaya Jawa di Surakarta

Share link

 Ahmad Muzaki

Kota Surakarta, balaibahasajateng.kemendikdasmen.go.id—Tim Kerja Pengembangan Bahasa dan Sastra, Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah melaksanakan kegiatan Inventarisasi Kosakata Budaya Jawa di Surakarta. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada 4—6 Februari 2026 dengan tujuan memperkaya kosakata budaya, terutama yang berkaitan dengan batik, keris, makanan tradisional, sembaga, dan gelar kebangsawan.

“Selain memperkaya entri Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), kosakata yang terinventarisasi juga akan dimasukkan dalam kamus digital Senarai Istilah Budaya Jawa (Sibaja). Produk-produk tersebut diharapkan dapat mempermudah siswa dan masyarakat umum untuk mempelajari kosakata budaya Jawa,” ujar Koordinator Tim Kerja Pengembangan Bahasa dan Sastra, Ema Rahardian, S.S., M.Hum.

Pada hari pertama, tim kerja melakukan pengambilan data kosakata yang berkaitan dengan batik di Museum Batik Danar Hadi. Tim kerja berhasil mengumpulkan data kosakata yang berkaitan dengan motif, pembuatan, dan peralatan yang digunakan untuk membatik. Tim kerja disambut baik oleh kurator batik Museum Batik Danar Hadi, Asti Suro A., dan dipandu oleh Gigih Hadi.

Selanjutnya, tim mengumpulkan data terkait kosakata dan istilah sembaga. Tim kerja berkesempatan untuk berkunjung ke K.M.Ay., Ika Putri Sindu Siwi, S.Pd., perias pengantin gaya Kasunanan Surakarta. Ika menjelaskan bahwa sembogo adalah ritual membuka aura pengantin wanita agar lebih siap untuk menghadapi hari pernikahan. “Adapun proses sembaga dapat dilakukan dengan meniupkan asap rokok atau meniupkan doa pada minuman pengantin wanita,” ujar Ika.

Pada hari kedua, tim kerja melakukan pengambilan data kosakata penganan tradisional di Pasar Gedhe Hardjonagoro. Selain melakukan investigasi lapangan, tim kerja berkesempatan mencicipi langsung aneka jajanan pasar tersebut. Kegiatan dilanjutkan dengan melakukan studi pustaka di Perpustakan Fakultas Seni Pertunjukan, Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta. Ketua Jurusan Etnomusikologi, Bondan Aji, M.Sn. menyambut hangat kedatangan tim dan memberikan akses penuh terhadap literatur di perpustakaan mereka. Mengakhiri pencarian data di hari kedua, tim mengunjungi Pura Mangkunegaran dan mewawancarai R.T. Edy Surtono, S.Miss., Reksa Busana di Pura Mangkunegaran, terkait kosakata bidang jumenengan dan gelar kebangsawanan.

Pada hari ketiga, tim kerja melakukan pengambilan data kosakata yang berhubungan dengan keris di Museum Keris Nusantara. Kurator Museum Keris Nusantara, Faris Al Azmi, S.Hum., menyampaikan, “Saat ini Museum Keris Nusantara memiliki lebih dari 300 koleksi keris yang dikumpulkan dari berbagai wilayah di Nusantara. Namun, masih banyak perihal keris yang tidak terdokumentasi dengan baik.” Ia menambahkan bahwa hasil inventarisasi kosakata budaya Jawa ini diharapkan mampu mengenalkan perihal keris kepada masyarakat luas.

Kegiatan Inventarisasi Kosakata Budaya Jawa di Surakarta telah menjaring data kosakata 1) batik, seperti sawat ‘motif batik berupa dua sayap burung garuda tanpa ekor’; 2) keris, seperti pendhok ‘pelindung warangka’ dan patrem ‘keris berukuran 15–25 cm yang dahulu dipakai perempuan untuk melindungi diri dan biasa diselipkan di pinggang atau sanggul. [zak/ika/aas]

Penyunting: Ika Inayati


Share link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to top