Uji Coba UKBI Adaptif bagi Disabilitas Rungu di SLB Negeri Semarang
Afritta Dwi Martyawati

Kota Semarang, balaibahasajateng.kemendikdasmen.go.id—Bertempat di SLB Negeri Semarang, Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah (BBP Jateng) melalui Tim Kerja UKBI melaksanakan Uji Coba UKBI Adaptif bagi Disabilitas Rungu. Kegiatan ini diikuti oleh sepuluh siswa kelas XI dan XII SLB Negeri Semarang.
UKBI Adaptif Disabilitas Rungu merupakan hasil inovasi Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa melalui Pusat Pembinaan Bahasa dan Sastra. Program ini menjadi wujud nyata komitmen pemerintah dalam memberikan kesempatan yang setara kepada seluruh lapisan masyarakat untuk memperoleh pengakuan resmi atas kemahiran berbahasa Indonesia tanpa terkecuali. Untuk mewujudkan layanan tersebut, dilakukan berbagai langkah strategis, mulai dari penyiapan instrumen, pengembangan teknis, hingga pelaksanaan uji coba.
Uji coba ini bertujuan untuk menilai kelayakan, efektivitas, dan keterpahaman soal yang telah dirancang, sekaligus memastikan bahwa instrumen mampu berfungsi secara optimal dalam mengukur kemahiran berbahasa Indonesia bagi penyandang disabilitas rungu. Selain itu, kegiatan ini juga digunakan untuk menguji performa aplikasi, mencakup aspek kecepatan, kestabilan, dan daya tanggap sistem, agar dapat dipastikan aplikasi berjalan lancar dan memberikan pengalaman penggunaan yang andal.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala Subbagian Umum BBP Jateng, Andy Rahmadi Santoso, S.Kom. Turut hadir Kepala SLB Negeri Semarang, Sri Sugiyarti, S.Pd., beserta para guru pendamping.
Dalam sambutannya, Andy menyampaikan bahwa uji coba ini menjadi langkah penting untuk memperoleh gambaran awal mengenai kesesuaian instrumen dengan karakteristik peserta dari kalangan disabilitas rungu. “Melalui uji coba, dapat diketahui sejauh mana rancangan instrumen telah sesuai dengan prinsip keadilan, keterbukaan, dan inklusivitas yang menjadi landasan dalam pengembangan UKBI Adaptif,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala SLB Negeri Semarang, Sri Sugiyarti, menyambut baik kegiatan tersebut. “Kegiatan ini merupakan hal baru bagi siswa disabilitas rungu. Semoga ke depan kegiatan seperti ini dapat berlanjut dan diikuti dengan pelaksanaan UKBI Adaptif bagi Disabilitas Rungu secara resmi,” ungkapnya.
Dalam pelaksanaan uji coba, peserta mengerjakan empat seksi, yaitu Seksi Memirsa, Seksi Merespons Kaidah, Seksi Membaca, dan Seksi Menulis. Sebelumnya, Tim UKBI BBP Jateng telah melakukan pendampingan pendaftaran akun UKBI Adaptif Disabilitas Rungu serta memberikan simulasi ujian agar peserta mengenali format dan jenis soal yang akan dihadapi. [afr/umi/aas]
 Penyunting: Umi Farida
