Berikan Penguatan untuk Pemenang, Dinas Kebudayaan Pemerintah Kabupaten Sleman Adakan Lawatan Bahasa dan Sastra ke Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah

Share link

Shintya

Kabupaten Semarang, balaibahasajateng.kemdikbud.go.id—Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah (BBP Jateng) menerima lawatan Dinas Kebudayaan Pemerintah Kabupaten Sleman di Aula Cipto Mangunkusumo BBP Jateng pada Sabtu, 24 Agustus 2024. Dalam kunjungan tersebut, Dinas Kebudayaan Pemerintah Kabupaten Sleman yang dipimpin Sekretaris Dinas Kebudayaan Pemerintah Kabupaten Sleman, Arif Marwoto, S.H., M.A.P., diterima Kepala Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah, Dr. Syarifuddin, M.Hum. Hadir dalam kesempatan itu, Kepala Bidang Sejarah Bahasa Sastra dan Permuseuman, Anas Mubakkir, S.S., peneliti dari Badan Riset dan Inovasi Nasional, Kustri Sumiyardana, M.Hum., yang menjadi narasumber kegiatan, dan para pemenang Lomba Bahasa dan Sastra 2024 Tingkat Kabupaten Sleman yang terdiri atas siswa SD, siswa SMP, siswa SMA di Yogyakarta.

Dalam sambutannya, Sekretaris Dinas Kebudayaan Pemerintah Kabupaten Sleman, Arif Marwoto, S.H., M.A.P., menyatakan bahwa kunjungan tersebut dalam rangka memberikan penguatan kepada siswa yang menjadi pemenang pada kegiatan Lomba Bahasa dan Sastra 2024 di tingkat Kabupaten Sleman tentang pentingnya bahasa daerah. Para pemenang di tingkat kabupaten ini selanjutnya akan diikutsertakan pada kompetisi Bahasa dan Sastra di tingkat Provinsi DIY.

“Kami sangat senang atas sambutan Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah yang sangat luar biasa atas kunjungan kami ini. Kami berharap agar para siswa pemenang lomba mendapat wawasan yang lebih mendalam tentang bahasa,” ujar Marwoto pada 24 Agustus 2024.

Dalam sambutannya, Kepala Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah, Dr. Syarifuddin, M.Hum. mengaku sangat bangga melihat para siswa pemenang bahasa Jawa tersebut. Syarifuddin menyampaikan bahwa revitalisasi bahasa daerah juga sudah dilakukan di Jawa Tengah.

“Sejalan dengan kegiatan tersebut, kami juga mulai tahun 2021 rutin menyelenggarakan kegiatan Festival Tunas Bahasa Ibu yaitu lomba berbahasa daerah untuk siswa SD dan SMP se-Jawa Tengah. Program tersebut diselenggarakan dengan tujuan menumbuhkan kembali kecintaan para tunas muda pada bahasa daerahnya,” ujar Syarif di Aula Cipto Mangunkusumo.

Dalam kesempatan itu pula, Kustri Sumiyardana, mengenalkan tentang naskah-naskah kuno di masyarakat Jawa secara singkat kepada peserta kegiatan.

“Semoga dengan mengenalkan keberadaan naskah-naskah kuno di Jawa, peserta ada yang tertarik menjadi filolog, sebuah profesi yang langka pada saat ini,” ujar Sumiyardana. [tya/est/aas]

 

 

Penyunting: Esti Apisari


Share link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to top